Libatkan Seniman dari 13 Negara, Bandung Gelar Pameran Nuansa Rupa Internasional

Agung Bakti Sarasa
Kalangan milenial antusias menyaksikan karya seniman dari 13 negara dalam pameran nuansa rupa internasional di Gastro Market, Bandung Grand Central, Kota Bandung. (Foto: iNews.id/Agung Bhakti Sarasa)

BANDUNG, iNews.id - Seiring kondisi yang mulai membaik menyusul melandainya kasus Covid-19, beragam pertunjukan mulai digelar di Bandung. Tak terkecuali pertunjukan kesenian, seperti pameranseni rupa

Luar biasanya, Bandung menjadi tuan rumah pameran seni rupa bertaraf internasional bertajuk "Nuansa Rupa International Contemporary Art Exhibition". Tak tanggung-tanggung, puluhan seniman Tanah Air dan mancanegara menampilkan karya terbaiknya dalam pameran tersebut. 

Kurator, A.K Patra Suwanda, M.Sn. mengatakan, pameran berskala internasional yang digelar di Gastro Market Bandung Grand Central, Jalan Diponegoro Nomor 27, Kota Bandung ini melibatkan seniman dari 13 negara, termasuk puluhan seniman dari Tanah Air. 

Adapun seniman mancanegara tersebut, di antaranya Karina D. Simom (Singapura), Maya Mekira (Jepang), Nicole Mehika (India), Halima Aziz (Palestina), Nessar Ahmad (Afganistan), Chira bang (Prancis), Natalia March (Inggris), Regina Kehrer (Jerman), Mikhal Avrech (Haifa IL), Dudi Arte, Marco & Judith Valencia (Italia), Hagopian (Argentina), hingga Libardo Mojica (Kolombia). 

Sebagai tuan rumah, lanjut Patra, Indonesia menghadirkan karya seniman maestro Alm. Jeihan Sukmantoro serta para seniman produktif, seperti Taat Joeda, Basuki Bawono, Tjutju Widjaja, Lenny R. Weichert, Supriatna, Gustiyan Rachmadi, Andang Iskandar, Ray Bachtiar, Jatnika Darajatun, Yeni Fatmawati, Ariesa Pandanwangi, Rini Maulina, Setiyono Wibowo, Abdurahman Abro, Deddy Syarif, Asep Chaerulloh, Rahman Joeda, Mhaz Yanta, dan beberapa seniman mumpuni lainnya. 

"Selain itu, ada juga seniman yang sering mengikuti berbagai bienalle di berbagai negara benua Eropa yaitu Tondi Hasibuan, termasuk seniman muda dengan talenta seni yang memikat seperti Yudrika N. Adilla, Erlina Nurtaufikah, Zistin Moya, dan Peter Rhian. Mereka menghadirkan karya-karya dengan nuansa rupa kekinian, yakni spirit kontemporer," tutur Patra di lokasi pameran, Rabu (22/6/2022). 

Patra juga mengatakan, sesuai tajuk yang diusung, yakni nuansa rupa, pameran yang digelar sejak 14 Juni hingga 28 Juni 2022 mendatang ini diarahkan pada sebuah konteks peristiwa berkesenian bernama pameran seni rupa kontemporer yang terdiri dari karya lukis, patung, drawing, photografi, multimedia, dan seni instalasi. 

"Selain sajian pameran, dalam peristiwa perhelatan seni ini, ada serangkaian kegiatan yang menyajikan wacana seni yang mengangkat berbagai isu kekinian seni rupa seperti simposium, seni dan spirit feminisme, fenomena busana kebaya, dan demo lukis model," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Unik, Seniman Jombang Lukis Wajah Ridwan Kamil dan Eril Gunakan Media Pasir

57 tahun lalu

Pameran Seni MULAK Rotua Magdalena Pardede: Pulang ke Akar Budaya Batak

57 tahun lalu

Dieng Culture Festival 2025 Usung Back to The Culture, Banjarnegara Siap Sambut Wisatawan

57 tahun lalu

Pameran Alutsista di Salatiga, Warga Antusias Naik Kendaraan Tempur

57 tahun lalu

Siapa Pembuat Patung Biawak Wonosobo? Ternyata Seniman Lulusan ISI Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal