Luka Parah Dibacok OTK, Eks Ketua KY dan Putrinya Dirawat di ICU RS Mayapada Bandung

Agus Warsudi
RS Mayapada Bandung, Jalan Terusan Buahbatu, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. (FOTO: ISTIMEWA)

Diberitakan sebelumnya, A, tersangka pembacokan eks Ketua Komisi Yudisial (KY) Jaja Ahmad Jayus dan putrinya Rahmi Dwi Utami, mengaku panik saat aksinya hendak mencuri diketahui korban. Pelaku lantas membacok kedua korban menggunakan celurit.

Kepada Kapolres Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, pelaku A mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku melakukan aksi sadis itu karena terlilit utang dan butuh uang.

A datang ke Kompleks Griya Bandung Asri (GBA) 2, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, dengan niat menccuri. 

Saat masuk kompleks, pelaku berpapasan dengan korban Jaja Ahmad Jayus. Pelaku melihat, pria yang menyetir mobil adalah kakek. 

Terbersit dalam pikiran pelaku A korban sasaran empuk untuk dirampok. Karena itu dia membuntuti korban sampai tiba di rumahnya. 

"Papasan dengan mobil dan lihat (yang menyetir mobil) kakek-kakek," kata tersangka A di Mapolresta Bandung, Rabu (29/3/2023).

"Puterinya (Rahmi Dwi Utami) dulu dibacok di kepala. Pas saya dengar bapaknya (Jaja Ahmad Jayus) turun, di situ saya berasumsi sudah ketahuan. Sudah enggak sadar. Daripada ketahuan makanya saya serang," ujar tersangka A.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengakuan Pembacok Eks Ketua KY di Bandung: daripada Ketahuan, Makanya Saya Serang

57 tahun lalu

Terlilit Utang dan Hendak Mencuri Motif Pelaku Bacok Eks Ketua KY dan Anaknya di Bandung

57 tahun lalu

Pembacok Eks Ketua KY dan Anaknya Ditangkap di Mekarwangi Bandung, Motif Masih Diselidiki

57 tahun lalu

5 Fakta Dosen Cantik Ditemukan Tewas di Apartemen Bandung, Nomor Lima Gak Nyangka

57 tahun lalu

Kronologi Pembacokan Eks Ketua KY dan Anaknya di Bandung, Pelaku Kuntit Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal