Hernawan menuturkan, bakteri itu bisa mencemari makanan jika orang yang terkontaminasi Staphylococcus Aureus tidak mencuci tangan ketika mengolah makanan.
Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin mencatat sebanyak sebanyak 106 warga mengalami keracunan diduga karena menyantap nasi kotak menghadiri acara di Desa Cilangari, KBB.
Kepala Desa Cilangari Sabana mengatakan, acara keagamaan itu berlangsung pada Sabtu (11/2/2023). Setelah itu, pada Minggu (12/2/2023), sejumlah warga yang menunjukkan gejala keracunan itu dievakuasi ke masjid setempat.
Kemudian, sebagian dirujuk ke Puskesmas Gununghalu dan RSUD Cililin. Dari seratusan warga yang mengalami keracunan itu, Sabana mengatakan ada dua warga yang meninggal yakni Rahmat (63) dan Aisyah (72).
"Kalau pasien lain yang usianya lebih muda itu kondisinya semakin membaik, kata dokter juga sudah bisa dipulangkan, mudah-mudahan semakin membaik," kata Sabana, Selasa (14/2/2023).