Mantan Chef Restoran Banting Setir Jadi Penjual Es Kelapa, Kini Punya 6 Cabang

Kastolani Marzuki
Owner es Nusantara Kelapa, Beni Irawan meracik sendiri es kelapa ke konsumen di wilayah Citaringgul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor. (Foto: iNews.id)

Beni mengaku awalnya mendapat pinjaman sebesar Rp25 juta pada 2020 dengan tenor satu tahun. Badai Covid-19 yang menghantam hampir seluruh dunia ternyata tidak berdampak signifikan pada usaha es kelapa.

Justru masa-masa pandemi membuat usaha es kelapa Beni semakin laris. Sebab, banyak warga yang mencari kelapa muda sebagai minuman yang dipercaya mampu membuat imun tubuh kuat.

“Waktu Covid-19, malah konsumen semakin banyak. Mereka apda nyari kelapa hijau sebagai obat,” ucapnya.

Beni kemudian meminjam KUR BRI untuk kali kedua dengan nilai Rp50 juta pada 2022. Setahun berikutnya mendapat pinjaman dengan nilai lebih besar yakni Rp100 juta.

“Pinjaman modal dari BRI ini saya pakai buat buka cabang dan beli alat-alat usaha,” katanya.

Kini, Beni sudah memiliki enam cabang es Nusantara Kelapa yang tersebar di Babakan Madang, Cibinong, dan Bekasi. Total ada 20 karyawan yang dipekerjakan di enam cabang es kelapa tersebut.

Dari usaha es kelapa Nusantara, Beni mampu meraup omzet ratusan juta rupiah per bulan. Omzet itu meningkat hampir dua kali lipat pada Bulan Ramadhan. Beni pun kini memiliki dua mobil dan rumah di Garut.

“Rata-rata Rp100 juta per bulan. Kalau di Bulan Ramadhan, bisa sampai Rp150 jutaan,” katanya.

Beni mengaku tidak ada tips khusus dalam berbisnis. Dia hanya menekankan kepada semua karyawannya untuk bersikap jujur, amanah, dan bertanggung jawab.

“Kita contoh sifat Nabi saja, jujurs, sidik, tablig, dan amanah. Kalau ada komplain pelanggan, kita layani dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Salah satu pelanggan, Raja mengaku sudah lama menjadi pelanggan setia es Nusantara Kelapa. Selain rasanya yang enak, harga yang ditawarkan juga ramah di kantong konsumen.

"Sudah lama saya jadi pelanggan es kelapa di sini. Sejak kios ini berdiri. Selain rasanya enak, harganya juga tidak nggetok," ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Geledah Kantor BPN Bogor, Polisi Sita Dokumen Kasus Mafia Sertifikat PTSL

9 hari lalu

Partai Perindo Fasilitasi 80 Pelaku UMK Bogor Dapat Sertifikat Halal

13 hari lalu

Laga Sepak Bola Antarkampung di Tenjo Bogor Ricuh, Petugas Sempat Kewalahan Melerai

16 hari lalu

Geledah Disdikbud Bogor, KPK Angkut 2 Koper Kasus Potong Upah Pegawai Rp1,5 Miliar

16 hari lalu

498 Ribu UMKM Terdampak Bencana, Binsar Dorong Pemulihan Usaha dengan Bantuan Akses Permodalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal