Melihat dari Dekat Kehebatan Kopasgat TNI AU, Skill Tempurnya Tak Main-main

Erick Fahrizal
Prajurit Kopasgat TNI AU dengan baret jingga yang khas. (FOTO: Penerangan Kopasgat)

Selain itu prajurit juga berlatih menembak baik senapan maupun pistol, pertempuran jarak dekat (PJD), penyergapan terhadap teroris serta penyelamatan sandera. Prajurit Korpasgat juga rutin menggelar latihan ketahanan fisik dan mental.

Skill mumpuni tersebut didukung alat utama sistem persenjataan (alutsista) Kopasgat yang canggih dan modern. Salah satunya adalah Oerlicon Skyshield, misil penghancur pesawat dan rudal. Tidak hanya itu, Kopasgat juga memiliki berbagai macam kendaraan tempur dan rudal, salah satunya adalah QW-3. 

Dankopasgat TNI AU Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono mengatakan, secara umum, Kopasgat memiliki empat kemampuan, yaitu, pertempuran darat, matra udara, pertahanan udara, dan operasi khusus.

"Yang spesifik, yang tidak dimiliki satuan lain, adalah kemampuan matra. Saat ini diimplementasikan dalam satuan yang kita sebut Detasemen Matra," kata Dankopasgat TNI AU.

Dankopasgat Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono. (FOTO: ERICK FAHRIZAL)

Kemampuan matra yang menonjol dan tidak dimiliki satuan lain adalah pengendalian tempur. Yaitu, kemampuan unit pasukan dalam mengendalikan atau menentukan sasaran penembakan pesawat tempur dalam bentuk closed as swatt.

Selain itu ada pengendalian pangkalan, kemampuan unit pasukan dalam mengoperasikan landasan udara yang sudah direbut dari pihak musuh untuk dipergunakan sebagai pangkalan aju dalam sebuah opeasi udara. 

"Ada satu kemampuan yang lebih spesifik yaitu, combat search and rescue, yaitu kemampuan untuk melakukan penyelamatan korban perang baik personel maupun materil di wilayah mandala operasi dengan menggunakan wahana udara sebagai sarana infiltrasi dan ekstrasi. Sehingga faktor kecepatan penanganan korban dapat dilakukan secara optimal," ujar Marsda TNI Eris Widodo Yuliastono.

Dankopasgat menuturkan, prajurit Korpasgat tentau banyak mendulang prestasi. Namun dapat dikatakan, prestasi terbaik adalah ketika Kopasgat mendapatkan penghargaan Sam Karya Nugraha dari Presiden RI Soeharto pada 15 Desember 1969. 

"Penghargaan ini diberikan sebagai salah satu komando utama TNI yang dapat diandalkan sejak masa kelahiran RI. Sam Karya Nugraha merupakan legacy terbaik dari para leluhur, pendahulu," tutur Dankopasgat.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puluhan Prajurit Kopasgat TNI AU Terjun dari Pesawat Hercules A-1318

57 tahun lalu

Bersenjata Lengkap, Ratusan Prajurit Kopasgat Diterjunkan ke Lanud Supadio

57 tahun lalu

Korpaskhas Resmi Berubah Nama Jadi Kopasgat, Ini Latar Belakangnya

57 tahun lalu

Sejarah Korpaskhas yang Berganti Nama Jadi Kopasgat, Berawal dari Penerjunan di Kalimantan

57 tahun lalu

Korps Paskhas TNI AU Ganti Nama Jadi Kopasgat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal