PAD Imbau Siapa Saja yang Bernama "Asep" Harus Divaksin Covid-19

Asep Supiandi
Salah satu bentuk kampanye Paguyuban Asep Dunia (PAD) dalam upaya memutus mata rantai Covid-19. Foto : PAD

PURWAKARTA, iNews.id - Paguyuban Asep Dunia (PAD) mengimbau anggotanya atau yang bernama 'Asep' di tanah air agar mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Organisasi yang menaungi orang bernama Asep ini juga menekankan siapa saja yang bernama Asep harus paling depan untuk divaksin.

Melalui penekanan seperti itu, pengurus PAD merasa, paguyuban harus ikut berperan dalam menyukseskan vaksinasi Covid-19 di tanah air. Sebab, persoalan Covid-19 harus diselesaikan secara bersama-sama. Begitu pula keberadaan PAD yang semua anggotanya bernama Asep tersebar di tanah air dengan beragam latar belakang dan profesi.

Presiden PAD, Asep Ruslan, mengatakan, orang bernama Asep di Indonesia terbilang cukup banyak tersebar dari Sabang sampai Merauke. Namun, berdasarkan data yang ada, mereka yang ikut keanggotaan PAD antara 5.000-6.000 orang. Jumlah sebanyak itu tentunya menjadi potensi besar dalam upaya turut serta penanganan Covid-19.

"Minimal yang bernama 'Asep' ikut menyosialisasikan vaksin Covid-19. Sehingga informasi yang sampai kepada masyarakat bisa lebih luas dan utuh," kata Asep, Kamis (14/1/2021).

Apalagi, kata dia, sudah ada jaminan dari pemerintah bahwa vaksin Covid-19 itu aman digunakan. Tidak perlu ada kekhawatiran atau keraguan untuk divaksin. Contoh sudah dipublikasikan, dari mulai Presiden, kepala daerah publik figur, hingga tokoh masyarakat secara serentak divaksin hari ini.

"Vaksinasi ini penting, kenapa penting? Vaksinasi bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Selain itu juga menjamin kemanan dan keselamatan masyarakat dari paparan Covid-19. Hal inilah yang harus dipahami oleh anggota PAD atau yang bernama 'Asep', ujar dia.

Sebagai bentuk dukungan terhadp vaksinasi Covid-19, PAD sudah menyebarkan berbagai macam poster, tagline atau seruan-seruan agar masyarakat divaksin.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Vaksin Covid-19 Digratiskan, Ini Kata Bio Farma

57 tahun lalu

141 Warga Sumut Korban TPPO di Myanmar Dipulangkan Jelang Lebaran

57 tahun lalu

Kemenag Jabar: 40.473 Jemaah Haji Sudah Pulang, 69 Meninggal dan 6 Tertahan di Saudi

57 tahun lalu

385 Jemaah Haji Maluku Utara Tiba di Tanah Air, 3 Orang Meninggal

57 tahun lalu

Innalillahi, Seorang Haji Asal Salatiga Meninggal di Pesawat dalam Perjalanan Pulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal