Pandemi Covid-19 Membuat Limbah Medis di Kota Cimahi Meningkat

Adi Haryanto
Limbah medis Covid-19 (Antara)

"APD itu juga masuk kategori limbah medis Covid-19, jadi harus dipisahkan dan penanganannya juga beda," ujar Dikke yang didampingi Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga, Sustiyanti Pusporini. 

Menurutnya, aktivitas swab dan dan rapid test massal membuat limbah medis di Cimahi cukup banyak. Sehingga penggunaan APD dan alat kesehatan lain oleh petugas medis juga bertambah. Dinkes Kota Cimahi hanya mengelola limbah medis infeksius dari 13 Puskesmas se-Kota Cimahi dan bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Meski sudah ditangani pihak ketiga, kita awasi juga secara ketat, karena limbah medis tidak boleh dibuang di sembarang tempat. Apalagi kita juga harus laporan ke provinsi dan pusat," ujarnya.

Limbah Medis Sepanjang Tahun 2020 Pada 13 Puskesmas di Kota Cimahi:

1. Januari 686,04 kg
2. Februari 347,14 kg
3. Maret 283,61 kg
4. April 272,02 kg
5. Mei 451,44 kg
6. Juni 376,23 kg
7. Juli 376,6 kg
8. Agustus 381,33 kg
9. September 549,14 kg
10. Oktober 349,14 kg
11. November 417,86 kg
12. Desember 880,31 kg

Total: 5.371,40 kg

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

KPK Serahkan Berkas dan Barang Bukti Kasus Suap Wali Kota Cimahi Ajay ke JPU 

6 tahun lalu

Pemulihan Ekonomi dan Disiplin Prokes Jadi Perhatian saat PPKM II di Cimahi

6 tahun lalu

Jelang PPKM Tahap Pertama Berakhir, Satpol PP Cimahi Perketat Pengawasan

19 hari lalu

Update Gempa Dangkal di Cimahi, Getaran Dirasakan Kuat hingga Lembang

19 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Cimahi Berpusat di Darat, Cek Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal