Pasien Covid di Indramayu Melonjak, RSUD Krangkeng Kekurangan Fasilitas dan SDM

Toiskandar
RSUD MIS Krangkeng Indramayu kekurangan fasilitas dan SDM untuk merawat para pasien Covid-19 yang jumlah meningkat dalam sepekan terakhir. (Foto: Istimewa)

INDRAMAYU, iNews.id -RSUD Mursid Ibnu Syafiuddin (MIS) Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kekurangan fasilitas untuk merawat pasien Covid-19 yang melonjak. Selain fasilitas, RSUD ini juga menghadapi masalah minimnya tenaga kesehatan (nakes).

RSUD MIS Krangkeng Indramayu ditunjuk pemerintah untuk merawat pasien Covid-19 bergejala sedang. Sebelumnya, rumah sakit ini hanya untuk pasien terpapar virus Corona tanpa gejala.

Walau resmi ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19 bergejala sedang, tapi fasilitas penunjang di RSUD MIS Krangkeng masih belum memadai. 

Dalam satu ruang isolasi hanya dapat menampung empat pasien dan belum dilengkapi ventilator. Kondisi ini membuat pasien dengan gejala berat terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Ketua Satgas Covid-19 RSUD MIS Krangkeng Yoton Haryono mengatakan, saat ini RSUD hanya memiliki 52 tempat tidur untuk merawat pasien Covid. Sebanyak 45 unit di antaranya telah terisi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Siapkan Skenario Ini agar RS Rujukan Pasien Covid-19 Tak Kolaps

57 tahun lalu

Didampingi Ridwan Kamil, Jokowi: Vaksinasi Massal di Bekasi Jadi Percontohan Nasional

57 tahun lalu

Covid-19 Terus Naik, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Empati terhadap Nakes

57 tahun lalu

Gubernur Jabar Tinjau RSUP dan RSKIA, Ridwan Kamil: Situasi Masih Relatif Terkendali

57 tahun lalu

Kebakaran Ruko Tempat Gym di Indramayu, 6 Motor Hangus Dilalap Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal