Pedagang Asongan di Cibadak Sukabumi Menjerit, Kerap Pulang dengan Tangan Hampa

Dharmawan Hadi
Pedagang asongan di Cibadak, Sukabumi menjerit. Akibat pandemi dan penerapan PPKM, pendapatan mereka merosot drastis. (Foto: Dharmawan Hadi)

Usman Saputra, pedagang asongan, menuturkan keluhan senada. Pandemi Covid-19 telah membuat para pedagang kehilangan penghasilan. Dia berharap ada bantuan dari pemerintah.

"Biasanya, kami masih bisa membawa uang dari hasil berdagang sekitar Rp100.000 sehari. Namun saat ini, penghasil kami hanya berkisar sekitar Rp10.000-Rp20.000 per hari. Kami pun terancam gulung tikar karena modal dagangan pun habis," tutur Usman Saputra, pedagang tahu Sumedang ini.

Sementara itu, Camat Cibadak Lesto Rosadi saat dikonfirmasi terkait keluhan dari para pedagang asongan mengatakan, Pemerintah Kecamatan Cibadak ikut prihatin dengan apa yang di sampaikan oleh para pedagang asongan yang tergabung dalam Forum F-DAS Cibadak.

"Kami berharap, mereka juga tersentuh oleh bantuan pemerintah karena terdampak pandemi. Kami sarankan mereka para pedagang asongan segera melapor ke desa atau kelurahan di tempat tinggal masing-masing agar mendapatkan bantuan. Sebab, para pedagang asongan itu tak semuanya dari Cibadak," kata Lesto kepada wartawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
8 hari lalu

Gempa Dangkal Hari Ini Guncang Sukabumi, Cek Magnitudonya

10 hari lalu

Remaja Perempuan asal Sukabumi Hilang Sepekan, Ditemukan Selamat di Demak

12 hari lalu

AKBP Benny Cahyadi Resmi Jadi Kapolres Sukabumi, Disambut Pedang Pora

14 hari lalu

Gempa Hari Ini M4,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan Kuat di Pelabuhan Ratu

16 hari lalu

Gempa Dangkal Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi Jabar Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal