Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Psikolog: Lebih Rumit dari Kasus Kopi Sianida

Yudy Heryawan Juanda
Psikolog yang juga ahli mikro ekspresi Popy Amalia menilai pembunuhan ibu dan anak di Subang lebih rumit dibanding kasus kopi sianida. (FOto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

Menurutnya, ketika ada pernyataan bahwa polisi tidak butuh pengakuan untuk mengungkap kasus ini, maka kuncinya di bukti-bukti yang harus dikumpulkan secara luar biasa. Semua bukti-bukti itu harus disinkronkan agar tidak salah dalam menyimpulkan.  

"Ya kumpulkan semua bukti-bukti, ngumpulinnya luar biasa. Bukti di TKP, siapa yang lihat, sidik jari, ancaman-ancaman. Banyak faktor yang harus dikumpulkan. Kalau salah mengambil keputusan akan membahayakan pihak kepolisian," ujarnya.

Berbeda saat terjadi kasus kopi sianida yang memiliki saksi banyak dan adanya rekaman CCTV di TKP. Untuk kasus di Subang lebih parah lagi karena di TKP tidak ada CCTV. 

"Polisi nggak boleh asal. Tapi saya yakin moga-moga kasus ini bisa segera terungkap," ujar dia.

Sementara itu, sudah satu bulan lebih berjalan penyelidikan kasus ini. Kepolisian masih belum bisa mengungkap kasus yang mengundang teka-teki siapa pelaku dan dalang di balik pembunuhan sadis tersebut.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Puntung Rokok Milik Danu Ditemukan di TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ini Kata Keluarga

4 hari lalu

Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri-Anak, Ibu Korban: Hati Saya Hancur!

4 hari lalu

Pengakuan Pilu Kakak Korban Mutilasi di Madiun, Dini Pamit Rayakan Ultah Anak

5 hari lalu

Keluarga Korban Mutilasi Madiun asal Bogor Minta Pelaku Dihukum Mati

5 hari lalu

Pembunuh Sadis Ibu dan Balita di Madiun Ditangkap, Polisi Dalami Kemungkinan Pelaku Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal