Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jalani Pra-Rekonstruksi, Tersangka Mutilasi Ibu-Anak di Madiun Peragakan 48 Adegan
Advertisement . Scroll to see content

Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri-Anak, Ibu Korban: Hati Saya Hancur!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:36:00 WIB
Pra-Rekonstruksi Pembunuhan Istri Siri-Anak, Ibu Korban: Hati Saya Hancur!
Tersangka pembunuhan dan mutilasi istri siri dan anak, Dwi Bagus Martono saat menjalani pra-rekonstruksi di Kota madiun. (Foto: iNews TV) 
Advertisement . Scroll to see content

MADIUN, iNews.id – Suasana haru dan emosional mewarnai jalannya pra-rekonstruksikasus pembunuhan biadab terhadap Dini Hardianti dan anak balitanya, AGF, di Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (27/10/2026). 

Ibu kandung korban, Harti, hadir langsung di lokasi kejadian untuk menyaksikan proses peragaan pembunuhan sadis yang menimpa anak dan cucunya tersebut.

Ditemani anggota keluarga lainnya yang datang jauh-jauh dari Kabupaten Bogor, Harti mengikuti setiap adegan di lokasi ketiga, yakni area belakang tempat ditemukannya tungku pembakaran dan pemotongan jenazah kedua korban.

Di area halaman belakang dekat tungku tersebut, Harti sempat terlihat berdiri sangat dekat dan berhadapan langsung dengan tersangka utama, Dwi Bagus Martono. 

Pelaku adalah sosok yang tega menghabisi nyawa anak dan cucu kesayangannya secara amat keji. Kendati sempat berkomunikasi, belum diketahui pasti isi percakapan antara ibu korban dan tersangka di lokasi.

Melihat langsung peragaan aksi biadab pelaku terhadap anak dan cucunya, perasaan Harti seketika hancur berkeping-keping. Dengan nada bergetar, ia tak sanggup menahan kesedihan atas tragedi memilukan yang merenggut dua nyawa anggota keluarganya sekaligus.

Usai menyaksikan seluruh proses peragaan, Harti dengan tegas meminta pihak kepolisian dan majelis hakim nantinya untuk menjatuhkan hukuman yang seberat-beratnya kepada tersangka Dwi Bagus Martono.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut