Pemilu 2024 Diprediksi Bergeser ke Basis Digital, Jabar Waspadai Ancaman Konflik

Agung Bakti Sarasa
Pemilu 2024 diprediksi mengalami pergeseran ke basis digital. (Foto: Ilustrasi)


Termasuk soal kampanye yang selama ini pun sudah dilakukan secara digital melalui berbagai platform media sosial (medsos). 

"Masalah kampanye melalui digital, (biasanya) saling menjatuhkan, tapi Jabar punya Saber Hoax, unit yang bekerja apabila ada hal yang tidak benar dan perlu diluruskan," kata dia. 

Di samping itu, terdapat sejumlah potensi ancaman konflik di tahun politik, khususnya pada 2024 di mana penyelenggaraan pemilu akan berlangsung serentak. 

Potensi itu di antaranya konflik kerukunan agama, aksi kelompok-kelompok seperti mahasiswa, buruh, atau kelompok lainnya. Selain itu, potensi bentrok antar warga, antarkampung di desa. 

"Hal-hal ini perlu diwaspadai khususnya di Jawa Barat dan sudah saatnya kita butuh digital leadership , bukan berarti kita harus ahli (teknologi), tapi kita punya wawasan," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dapil Pemilu dengan Komposisi Kursi Gemuk Rawan Pelanggaran di Cimahi, Ini Wilayahnya

57 tahun lalu

Gerakan Rakyat Yogya Bentangkan Spanduk Dukung Angket DPR Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024

57 tahun lalu

Bawaslu Sebut 2 Provinsi Ini Paling Banyak Pelanggaran Pemilu, Papua dan Sulsel

57 tahun lalu

Bawaslu Sumsel Terima 61 Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu, Tersebar di 4 Daerah

57 tahun lalu

4 TPS di Sleman Berpotensi Pemungutan Suara Ulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal