Bangunan SD Ciremai Giri, kata Agus Mulyadi, diperkirakan bisa menampung sekitar 120 orang. Pihaknya akan menyediakan wc portable, fasilitas kesehatan, obat-obatan dan vitamin, untuk mendukung jalannya proses isolasi mandiri di tempat tersebut.
"Sarana dan prasarana yang ada di bangunan SD tersebut terbatas. Sedangkan yang melakukan pengawasan nakes dari sejumlah puskesmas di tiap kelurahan secara bergantian," kata Sekda Kota Cirebon.
Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, masyarakat sekitar mau ikut membantu pasien Covid-19 yang akan menjalani isolasi mandiri di gedung SD.
Meski begitu, Pemkot Cirebon akan tetap mendukung keperluan logistik yang dibutuhkan pisien Covid-19 tanpa gejala selama menjalani isolasi di gedung itu.
"Dalam penanganan Covid-19, kita perlu menggunakan strategi. Tidak mencampur pasien yang bergejala, baik sedang maupun berat dengan pasien tanpa gejala. Pasien yang bergejala dapat ditangani tenaga medis khusus untuk mempercepat kesembuhan mereka," kata Azis.