"Apa yang terjadi ini sebenarnya kita tidak bisa saling menyalahkan," katanya.
Peristiwa videotron roboh Majalengka terjadi saat angin kencang melanda wilayah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Videotron berukuran besar yang berada di perempatan Cigasong tiba-tiba ambruk dan menutup badan jalan.
Saat kejadian, Wina diketahui sedang melintas menggunakan sepeda motor. Material konstruksi besi videotron yang memiliki bobot lebih dari 20 ton kemudian menimpa korban hingga membuatnya terjebak di bawah reruntuhan.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, Satpol PP, dan instansi terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Proses pengangkatan material membutuhkan waktu karena ukuran konstruksi yang besar dan berat.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Majalengka Puja Gustian mengatakan, petugas langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan kejadian.
"Saat tim kami tiba di TKP, fokus utama langsung melakukan proses evakuasi terhadap korban yang tertimpa material videotron. Evakuasi membutuhkan penanganan khusus karena ukuran konstruksi besi yang sangat besar dan berat," ujar Puja Gustian.
Jenazah Wina Apriyani telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD setempat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.