Peneliti Unpad: Meski Dilarang, Warga Diperkirakan Akan Tetap Mudik

Arif Budianto
Ilustrasi warga mudik saat libut akhir pekan. (Foto: Dok SINDOnews/Ahmad Antoni)

BANDUNG, iNews.id - Peneliti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Yayan Satyakti memperkirakan, larangan mudik tak akan banyak berpengaruh kepada  mobilitas masyarakat. Warga diperkirakan akan tetap mudik, bila tak ada aturan ketat.

"Larangan mudik tak akan berpengaruh ke mobilitas warga Jabar. Diperkirakan, orang tetap akan mudik walaupun dilarang," ujar Yayan, Minggu (11/4/2021).

Hal tersebut, kata dia, diketahui dari hasil penelitian koefisien, di mana penurunan mobilitasnya hanya 13,6 persen. Mobilitas menurun dibandingkan sebelum Idul Fitri. "Jadi, sisanya pada mudik. Pemerintah melarang biar ga ngabring teuing (bergerombol)," katanya

Menurut dia, penurunan mobilitas yang cukup signifikan, terjadi pada awal pandemi di Maret 2020. Karena, saat itu semua orang tak beraktivitas dan masih belum paham akan pandemi. "Signifikansi pergerakan orang ke pandemik tinggi. Orang 100 persen nurut tak beraktivitas tak mau berkegiatan lainnya," tuturnya. 

Begitu juga saat WFH diberlakukan, mobilitas orang turun sampai sampai Ramadan mencapai 70 persen. Namun, ketika mudik 2020 pergerakan orang turun hanya 13 persen. "Artinya orang ingin mudik karena social behavior," ujarnya. 

Yayan menilai, saat ini mobilitas masyarakat masih rentan untuk meningkatkan penularan pandemi. Makanya, pemerintah harus memperketat. "Ada 8 juta orang yang mungkin akan mudik," katanya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mudik Dilarang, Awak Bus Terpukul Tak Bisa Cari Penghasilan

57 tahun lalu

Susul UI dan UGM, Unpad Kritik Tajam Kualitas Demokrasi Era Jokowi

57 tahun lalu

Unpad Gandeng Pertamina Kembangkan Community Hub di Jatinangor Sumedang

57 tahun lalu

Enuh Nugraha Kerap Sebut Sri Endah sebagai Pacar, Ini Kata Teman Seangkatan

57 tahun lalu

Unpad Perbanyak Program Magister Berbasis Proyek, Berkarya Sambil Bekerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal