Peradi Karawang Desak Hakim Bebaskan Terdakwa Istri Marahi Suami Mabuk

Nilakusuma
Terdakwa Valencya dituntut satu tahun penjara di Pengadilan Negeri Karawang karena omelin suami. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

KARAWANG, iNews.id - Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Karawang meminta majelis hakim yang menyidangkan perkara Valencya (45), terdakwa tuntut 1 tahun karena suami mabuk, dibebaskan dari hukuman. Alasannya, terdakwa seharusnya mendapat penanganan hukum secara restoratif justice (RJ) dengan mengedepankan keadilan bagi perempuan. 

Apalagi perkara Valencya merupakan perkara rumah tangga, yakni keributan antara suami dan istri.

"Kenapa perkara ini sampai masuk ranah pengadilan. Padahal Kejaksaan bisa menggunakan RJ untuk menangani perkara ini. Perkara terdakwa Valencya ini terkesan dipaksakan yang membuat publik marah," kata pengurus Peradi Karawang Asep Agustian, Selasa (16/11/2021).

Menurut Asep Agustian, publik terkejut atas penanganan perkara Valencya hingga dituntut 1 tahun penjara. Padahal dasar tuntutan jaksa penuntut umum yaitu faktor psikis karena Valencya memarahi suaminya karena mabuk. 

"Ini kan lucu istri marahi suami karena mabuk kemudian dihukum penjara. Di mana hati nurani mereka saat melakukan penuntutan. Ini hanya masalah rumah tangga bukan begitu penanganannya ," katanya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
5 tahun lalu

Kasus KDRT Istri Omeli Suami Pemabuk di Karawang, Aspidum Kejati Jabar Dinonaktifkan

30 hari lalu

Viral IRT Ngamuk di Kantor Advokat Karawang, Pengadilan Agama dan Peradi Buka Suara

1 bulan lalu

Tertarik Ikut Lelang Aset Rampasan Negara, 2 Jenis Kendaraan Ini Jadi Incaran Wabup Karawang

1 bulan lalu

Gudang Penyimpanan Plastik di Karawang Terbakar Hebat

2 bulan lalu

Istri Pelaku Pembakaran 10 Rumah di Lubuklinggau Sujud Minta Maaf ke Para Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal