Menurut Bismo, saat kejadian, korban memergoki pelaku yang sedang mencuri di rumahnya. Merasa aksinya diketahui korban, pelaku kemudian nekat membunuh korban.
“Barang bukti yang ada di meja dipakai untuk membekap korban mengikat lehernya dan lengannya. Pelaku diamankan di rumah korban karena pada saat kejadian itu ada pegawai korban yang datang ke rumah. Kok gak dibukakan pintunya, kemudian didobrak pintu depan dan belakang dan didapati pelaku ada di dalam,” katanya.
Menurut Kapolres, pelaku sempat mengambil uang tunai pecahan senilai Rp17 juta pecahan Rp100.000, telepon genggam, perhiasan kalung seberat 12,7 gram serta emas batangan.
Hingga kini, jasad korban masih berada di rumah sakit untuk menjalani autopsi. Sedangkan pelaku diamankan bersama barang bukti kejahatan.