Seperti diketahui, beberapa hari lalu terjadi pembantaian terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya (BUMN) oleh KKB. Mereka dibunuh secara sadis saat membangun Jembatan Kali Yigi-Kali Aurak, Kecamatan Nduga Papua.
Hingga kini, KKB masih menguasai lokasi keberadaan jenazah para pekerja jembatan yang dibunuh di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua. Pasukan TNI-Polri yang melakukan evakuasi masih berupaya mendekati lokasi pembunuhan.
Komandan Korem 172/Praja Wirayakti (PWY) Kolonel Inf JB Parluhutan Sianipar mengatakan, pasukan yang melakukan evakuasi jenazah para pekerja jembatan itu telah diperkuat dengan personel dari Batalyon 756/WMS. Mereka menempati Pos 755/Yalet di Pos Mbua, distrik yang bertetangga dengan Distrik Yal tempat pembunuhan massal itu.