Kronologi kejadiannya, korban sedang berjaga di toko milik orang tuanya, tiba-tiba seorang laki-laki datang masuk ke toko dengan berpura-pura membeli gula pasir.
Kemudian, ketika korban mengambil gula, pelaku langsung membacok menggunakan senjata tajam jenis golok ke arah korban secara bertubi-tubi dan korban berupaya melawan, pelaku keluar dari toko dan korban sempat mengejar.
"Namun korban mengalami luka berat di bagian pelipis kanan, sebelah kiri atas dan pipi sebelah kanan serta beberapa bagian tubuh lainnya," ujarnya.
Dari keterangan pelaku kata Yoris dia melakukan penganiayaan karena sakit hati. Misalnya, pada saat membeli kertas nasi tidak sesuai ukuran dan pelaku pernah menukar uang di toko milik korban namun diberikan tidak sesuai dengan jumlahnya.
"Dengan alasan itu pelaku kemudin membacok korban menggunakan senjata tajam," tuturnya.