Ribuan Santri dan Ulama Purwakarta Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode

Irwan
Acara deklarasi dukungan terhadap Presiden Jokowi 2 Periode di Pondok Pesantren Nurul Amal, Desa Karoya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (5/8/2018) siang. (Foto: iNews/Irwan)

PURWAKARTA, iNews.id - Ribuan santri dan ulama se Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menggelar deklarasi mendukung Joko Widodo maju sebagai presiden dua periode di Pondok Pesantren Nurul Amal, Desa Karoya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (5/8/2018) siang.

Deklarasi ini dilakukan oleh ribuan santri dan ulama yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ulama dan Santri (Fokus) Kabupaten Purwakarta. Selain deklarasi, dalam kegiatan ini, ribuan santri dan ulama juga menggelar doa bersama agar harapan Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden dua periode dapat dikabulkan dan diridai oleh Allah SWT.

Menurut Ketua Forum Fokus, KH Adhar Sulaeman, alasan mendukung Jokowi ini dilandasi oleh kinerja Jokowi selama empat tahun menjabat presiden yang dirasa sangat bagus.

“Pertama saya lihat karakternya dia (Presiden Jokowi) baik. Terus seperti yang dilihat dari media dan kenyataan yang ada di lapangan, pembangunan pada masa Pak Jokowi meningkat signifikan,” kata Adhar saat ditemui di sela-sela acara, Minggu (5/8/2018).

Alasan-alasan tersebut yang kemudian membuat ulama dan santri di Purwakarta sepakat untuk mendukung Jokowi. “Melihat hal-hal tersebut, saya sebagai ketua Fokus merekomendasikan agar Pak Jokowi kembali dipilih menjadi Presiden RI pada 2019 mendatang. Semoga Allah memberikan jalan agar Pak Jokowi bisa jadi presiden dua periode,” ucapnya.

Adhar berharap, dengan terpilihnya kembali Jokowi pada Pilpres mendatang, maka pembangunan yang selama ini sudah dirintis bisa dilanjutkan dengan baik. “Indonesia kan luas, jadi tentunya kami berharap bisa terpilih lagi agar pembangunan terutama di daerah-daerah pinggiran bisa dilanjutkan oleh Pak Jokowi,” katanya.

Ditanyai mengenai calon wakil presiden (cawapres) yang cocok mendampingi Jokowi, Adhar menjawab, sebaiknya cawapres tersebut berasal dari Nahdlatul Ulama (NU). “NU kan ormas dan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Jadi menurut saya yang cocok itu Pak Mahfud MD atau TGB (Tuan Guru Bajang) Zainul Majdi,” ujarnya.

Editor : Himas Puspito Putra
Artikel Terkait
4 hari lalu

Eks Jubir KPK Johan Budi Sambangi Rumah Jokowi di Solo, Ini yang Dibahas

4 hari lalu

Massa ARIB Datangi Rumah Jokowi di Solo, Sempat Tegang dengan Relawan!

2 bulan lalu

Jokowi Kunjungi Pantai Oesina Kupang, Ratusan Polisi dan TNI Disiagakan

2 bulan lalu

Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta Belum Padam, Api Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas

3 bulan lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal