Bangun Kesiangan Bukan Cuma Bikin Ngantuk, Ini yang Terjadi pada Tubuh
JAKARTA, iNews.id - Bangun kesiangan bukan cuma membuat tubuh terasa berat dan mengantuk sepanjang hari. Kebiasaan menggeser waktu tidur dan bangun juga berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur berbagai fungsi penting.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menyoroti temuan penelitian yang menganalisis hubungan antara waktu tidur, waktu bangun, dan risiko kematian. Penelitian tersebut berjudul Association of sleep timing with all-cause and cardiovascular mortality: the Sleep Heart Health Study and the Osteoporotic Fractures in Men Study.
Melalui utas di akun Threads miliknya, dr Adam membagikan sejumlah temuan dari penelitian tersebut. Salah satunya mengenai kebiasaan bangun terlalu siang.
"Hasil menarik lainnya adalah kebiasaan bangun telat (diatas jam 08:00) juga meningkatkan risiko kematian hingga 39 persen lebih tinggi," tambah dr Adam.
Temuan ini menunjukkan adanya hubungan antara waktu bangun dengan kondisi kesehatan. Namun, angka tersebut tidak dapat dimaknai bahwa seseorang yang bangun setelah pukul 08.00 secara otomatis akan mengalami masalah kesehatan atau kematian.