Ridwan Kamil Usulkan 3 Poin terkait Penguatan Kampanye Prokes 3 M

Agung Bakti Sarasa
Tim Satgas Covid-19 Garut menjaring pengendara motor yang tak mengenakan masker. (Foto: iNews/Ii Solihin)

"Mohon izin, hindari juga kata new normal lagi pak. Sudah disepakati juga narasinya adaptasi kebiasaan baru. Jadi kalau menarasikan kembali dengan kalimat new normal balik lagi ke istilah tahun 2020," ujarnya. 

Usulan ketiga, tutur Kang Emil, mendorong penggunaan aplikasi dan teknologi yang sama dalam memantau mobilitas masyarakat agar tidak ada perbedaan data antara pemerintah pusat dengan daerah. 

Kang Emil menyontohkan, jika mengacu pada data aplikasi pemantauan disiplin memakai masker dan jaga jarak, tingkat kedisiplinan warga Jabar dalam memakai masker adalah 86 persen dan menjaga jarak 83 persen. 

Namun, kata Kang Emil, data tersebut berbeda dengan data aplikasi pemantauan yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menyebutkan bahwa tingkat kedisiplinan masyarakat Jabar dalam mematuhi prokes berada di bawah 75 persen. 

Kang Emil tidak mempermasalahkan penggunaan teknologi dari Google, Facebook, dan lain- lain. Namun, cara mengukurnya harus satu patokan agar tidak ada perbedaan data. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waduh, Ridwan Kamil Sebut Stok Vaksin Dosis Kedua Kosong

57 tahun lalu

Ridwan Kamil: Warga Tak Masuk DTKS Bakal Dapat Bansos PPKM Darurat dari Pemprov Jabar

57 tahun lalu

Media Asing Soroti Strategi Ridwan Kamil Perangi Lonjakan Kasus Covid-19 

57 tahun lalu

Bagikan Sembako, Ridwan Kamil: Warga Marah dan Butuh Support Pemimpin

57 tahun lalu

80.000 Warga Isoman, Ridwan Kamil Minta Pusat Prioritaskan Jabar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal