Area rumah yang terbakar sekitar 50 meter persegi dengan taksiran kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Petugas damkar menerjunkan dua unit fire truck dan satu unit water supply dari Mako Padalarang.
Saat tiba di lokasi kejadian anggotanya langsung melakukan proses pemadaman api agar tidak merembet ke rumah lainnya. Setelah api berhasil dipadamkan dilanjutkan dengan pendinginan dan pendataan.
"Api berhasil dipadamkan setengah jam kemudian dan dilakukan pendinginan. Untuk area terbakar hampir semuanya dan ada barang-barang yang ikut terbakar karena tidak sempat diselamatkan," ujar dia.
Kepala Desa Cilame Aas Mochamad Asor menyebutkan, rumah bambu yang terbakar tersebut adalah milik keluarga Tarma (90).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, api berasal dari tungku tempat memasak yang tidak dimatikan. Api membesar dan membakar barang-barang yang mudah terbakar.