Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dikritik, Pengamat Unpad: Bisa Picu Aksi Anarkistis

iNews TV
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi. (Foto: iNews).

BANDUNG, iNews.id – Kebijakan Gubernur Jawa BaratDedi Mulyadi menggelar sayembara pemburuan pelaku kejahatan jalanan atau begal menuai kritikan sejumlah pihak. 

Salah satunya dari pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Muradi. Dia menilai langkah tersebut tidak etis dilakukan oleh seorang kepala daerah dan berpotensi memicu aksi main hakim sendiri di tengah masyarakat.

Langkah kontroversial Gubernur Jabar tersebut juga dinilai menabrak etika kepemimpinan birokrasi dan tata kelola pemerintahan formal. Secara etika birokrasi, penyelesaian tindak kriminalitas jalanan seharusnya ditempuh melalui koordinasi kelembagaan bersama pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Jawa Barat hingga Polrestabes.

"Sayembara Gubernur Jawa Barat terkait pemburuan pelaku begal tidak etis jika dilakukan dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah. Secara etika birokrasi dan politik, langkah tersebut tidak tepat,” katanya, Jumat (31/7/2026). 

Prof Muradi mengingatkan, adanya dampak buruk yang berpotensi muncul akibat instrumen sayembara yang dilontarkan pejabat publik. 

Menurut dia, kebijakan tersebut dikhawatirkan memicu tindakan anarkis dari warga yang tergiur imbalan, hingga berisiko menimbulkan insiden salah sasaran yang membahayakan masyarakat sipil.

Fenomena penghakiman massa secara liar ini dinilai memiliki kemiripan dengan dampak sosial yang pernah terjadi pada era 1980-an.

“Gubernur seharusnya menempuh jalur formal berkoordinasi dengan Polda dan Polrestabes karena hal ini bisa memicu tindakan anarki dan salah sasaran di masyarakat seperti era 1980," kata Muradi.

Kritik terhadap sayembara penangkapan begal ini melengkapi gelombang penolakan yang sebelumnya telah mengemuka di tingkat nasional. Kebijakan ini bahkan secara terbuka mendapat pertentangan dari tiga menteri di kabinet.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp50 Juta Tangkap Begal, Ini Reaksi Wamendagri

6 hari lalu

Yusril Minta Tak Ada Sayembara Tangkap Begal, Khawatir Warga Salah Sasaran

2 hari lalu

Ambil Alih Teras Cihampelas, Dedi Mulyadi Segera Bongkar Aset Peninggalan Ridwan Kamil

7 hari lalu

Buat Sayembara Tangkap Begal Rp50 Juta, Kang Dedi Ungkap Syarat Utamanya

8 hari lalu

Ini Alasan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Berhadiah Tangkap Pelaku Kejahatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal