"Kalau pengunjung saya liat sepi, gak terlalu banyak. Mungkin masyarakat lebih memilih pesan, menyuruh orang, atau lewat jasa antar online," ucapnya.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Atas Baru, Kota Cimahi, Hana Subiarti menambahkan, kenaikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok memang biasa terjadi menjelang Idul Adha dan Idul Fitri. Bahkan untuk beberapa komoditas tertentu kenaikannya bisa lebih dari 100 persen akibat tingginya permintaan dan menipisnya stok barang.
"Seperti harga cabai rawit merah dari Rp30.000/kg kini menjadi Rp80.000/kg. Itu memang permintaan tinggi tapi stok gak banyak akibat pasokan dari petani kurang. Tapi kalau untuk komoditas lain masih terbilang wajar kenaikannya," kata dia.