Terlibat Penyerangan Mako Brimob, Napiter Jaringan JAD Bebas dari Lapas Kuningan

Miftahudin
Gilang Taufik, mantan napi terorisme yang mendapatkan program bebas bersyarat dari Lapas Kelas 2A Kuningan. (FOto: iNews/Miftahudin)

Tentu, Lapas Kuningan memfasilitasi ikrar tersebut. Petugas Lapas Kuningan mengundang Densus 88 Antiteror Polri, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), MUI Kuningan, dan pihak-pihak terkait.

"Sebelum dibebaskan, napiter ini (Gilang Taufik) telah berikrar kembali ke NKRI pada Januari 2021. Setelah bebas, Gilang masih tetap diawasi serta dilakukan pembinaan oleh petugas Bapas (Balai Pemasyarakatan) Kuningan," kata Kalapas Kelas 2A Kuningan.

Sementara itu, Gilang Taufik, mantan napiter berharap bisa diterima oleh masyarakat. Dia mengaku ikut kelompok JAD pada 2016 silam dan terlibat kasus penyerangan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. Di JAD, Gilang terlibat cukup lama, sekitar 2-3 tahun.

"Bagi saya, peristiwa ini menjadi pengalamanan pribadi yang sangat berharga. Saya tidak menyesal. Menyesalnya sedikit, tapi hikmahnya lebih banyak yang bisa saya ambil. Banyak ilmu dan pembelajaran yang bisa saya dapat," kata Gilang.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Antisipasi Titik Api Karhutla Gunung Ciremai, BPBD Majalengka Patroli Perbatasan Kuningan

5 hari lalu

Karhutla Gunung Ciremai Meluas Tembus 60 Hektare, Angin Kencang Hambat Pemadaman

8 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengenaskan di Kaki Gunung Ciremai, Polisi Buru Orang yang Terekam CCTV

16 hari lalu

Lama Tak Diperbaiki, Bangunan SDN 3 Cihirup Kuningan Roboh

18 hari lalu

Rekonstruksi Kasus Anak Bunuh Ibu Kandung di Kuningan, Mayat Dibuang ke Sumur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal