TPPAS Lulut Nambo Dipastikan Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan

Agung Bakti Sarasa
Areal proyek TPPAS Lulut Nambo seluas 15 hektare di Kabupaten Bogor. (Foto/Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa Sarana telah menentukan mitra untuk pengelolaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jasa Sarana juga memastikan, TPPAS Lulut Nambo menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan sampah.

Direktur Utama PT Jasa Sarana Hanif Mantiq mengatakan, mitra asal Jerman, Euwelle Environmental Technology GmbH telah berpengalaman dalam pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan.

Menurut Hanif, Euwelle telah menerapkan teknologi maximum yield technology (MYT) di beberapa negara asia, seperti China, Vietnam, dan Thailand. 

Saat ini, kata Hanif, Euwelle siap bekerja sama dengan Indonesia untuk menerapkan teknologi tersebut, khususnya di proyek TPPAS Lulut Nambo.

Teknologi MYT, ujar Hanif, dipilih karena keunggulan dalam memanfaatkan secara maksimal proses daur ulang limbah sampah rumah tangga/perkotaan, sehingga menghasilkan potensi energi maksimum yang dikombinasikan melalui inovasi teknologi tinggi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Investor Jerman Ambil Alih Proyek TPPAS Lulut Nambo, Total Investasi 133,3 Juta Dolar AS

57 tahun lalu

Garap TPPAS Lulut Nambo, Ridwan Kamil Sambut Investor asal Jerman 

57 tahun lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Ajukan Hak Angkat Anak ke PA Bandung usai Cerai dengan Atalia

57 tahun lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Tolak Skema Bantuan Rp100.000 ke Siswa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal