Unpad Ciptakan Aplikasi DDS yang Bisa Deteksi Kualitas dan Hama Tanaman Padi

Arif Budianto
Tim ahli Unpad mengembangkan aplikasi DDS Padi. (Foto: Humas Unpad)

Menurut Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem FTIP Unpad Handarto PhD, dalam dua tahun, Yanmar memberikan hibah senilai 35.000 US Dollar. “Unpad berhasil mendapat hibah berdasarkan beberapa parameter yang membuat YESSA menyetujui riset kami,” kata Handarto.

Proyek riset dengan YESSA ini diharapkan dapat terus berkelanjutan meski terkendala pandemi Covid-19. Tidak hanya menghasilkan inovasi aplikasi, proyek riset ini juga berhasil meluluskan mahasiswa Sarjana hingga mengarah pada publikasi internasional. “Kami juga berhasil mendapat rekognisi internasional dari agensi internasional,” tuturnya.

Saat ini, aplikasi DSS Padi sudah diujicobakan di empat kabupaten di Jabar, yaitu Bandung, Cianjur, Sumedang, dan Indramayu. Aplikasi DSS Padi diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan kinerja pertanian.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UNESCO Tinjau Ulang Status Geopark Ciletuh, Guru Besar Unpad: Bisa Kartu Merah atau Hijau

57 tahun lalu

Unpad Bandung Peringkat 3 Perguruan Tinggi Negeri Informatif 2020

57 tahun lalu

Eks Menteri dan Komisioner KPU Mendaftar Jadi Calon Anggota MWA Unpad

57 tahun lalu

Mahasiswi Unpad Nyaris Dirampok di Jatinangor, Kaki Dilindas Motor Pelaku

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal