Unpad Ciptakan Aplikasi DDS yang Bisa Deteksi Kualitas dan Hama Tanaman Padi

Arif Budianto
Tim ahli Unpad mengembangkan aplikasi DDS Padi. (Foto: Humas Unpad)

Untuk itu, Mimin dan tim mencoba menjembatani hasil penelitian tersebut kepada para petani dan PPL. Pengembangan aplikasi diharapkan akan lebih efektif, karena hampir semua petani maupun PPL memiliki telepon pintar.

Mimin mengemukakan, aplikasi DSS Padi dikembangkan sejak 2018. Pada awalnya, aplikasi DSS Padi awalnya bertujuan untuk petani untuk melakukan identifikasi kecukupan pemberian pupuk nitorgen pada padi.

Kemudian, dibantu dosen dari Departemen Hama dan Penyakit Tanaman Faperta Unpad, tim mengembangkan kembali aplikasi DDS Padi agar bisa mengidentifikasi serangan penyakit, khususnya serangan blast dan brownspot.

Dosen FTIP Unpad yang juga menjadi anggota tim Muhammad Saukat MT, menjelaskan, untuk menggunakannya, pengguna terlebih dahulu melakukan registrasi.

Registrasi ini diperlukan untuk mengidentifikasi nama pengguna, lokasi tanam, serta jenis padi yang ditanam. Nantinya, data ini akan tersimpan di database untuk keperluan pengembangan aplikasi ke depan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UNESCO Tinjau Ulang Status Geopark Ciletuh, Guru Besar Unpad: Bisa Kartu Merah atau Hijau

57 tahun lalu

Unpad Bandung Peringkat 3 Perguruan Tinggi Negeri Informatif 2020

57 tahun lalu

Eks Menteri dan Komisioner KPU Mendaftar Jadi Calon Anggota MWA Unpad

57 tahun lalu

Mahasiswi Unpad Nyaris Dirampok di Jatinangor, Kaki Dilindas Motor Pelaku

57 tahun lalu

Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal