Usaha Keripik Basreng Maminom Semakin Berkembang Berkat KUR BRI

Kastolani Marzuki
Pengusaha keripik basreng di Kabupaten Bogor, Rena Regina merasakan manfaat KUR BRI. (Foto: iNews.id)

Banjir Pesanan di Bulan Ramadhan

Produksi keripik basreng Maminom itu meningkat drastis 300 persen atau tiga kali lipat pada Bulan Ramadhan dibandingkan hari biasa.

“Alhamdulillah, penjualan sejak awal puasa Ramadhan naik tiga kali lipat dibanding hari biasa. Omzetnya juga naik dua kali lipat,” kata Rena.

Banyaknya permintaan keripik basreng jelang Lebaran tersebut membuat Rena harus membatasi PO (pre order) agar bisa mengejar semua pesanan.

“Ya, kita batasi PO maksimal tanggal 2 April. Kalau untuk harian masih kita layani. Khusus buat PO saja, biar semuanya kekejar,” ujar Rena.

Mantan karyawati di Sukabumi itu bersyukur keripik basrengnya kini banyak diminati masyarakat. 

Dia menuturkan, ada dua varian rasa keripik basreng yang dijual yakni original dan pedas. Harga jual Rp15.000 per kemasan 250 gram. Sedangkan kemasan 140 gram dijual Rp10.000.

“Untuk penjulaan baru wilayah Jabodetabek. Kita sistemnya reseller dan konsinyasi titipin ke toko-toko. Kadang juga jual live di media sosial TikTok,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
14 hari lalu

Kelas Rusak, Puluhan Siswa SD Negeri di Bogor Belajar Beratap Tenda

17 hari lalu

Pendaki Gunung Merbabu asal Bogor Tewas Diduga Serangan Jantung, Begini Kronologinya

17 hari lalu

Ngeri! Niat Tangkap Maling Motor, Anggota Polisi di Bogor Malah Dikeroyok Warga

1 bulan lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

1 bulan lalu

Pemkab Bogor Luncurkan Program KAMI Mendengar, Ruang Dialog Pemerintah dan Anak Sekolah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal