Usulan Provinsi Sunda Terkendala Aspek Sosiologis, DPRD Jabar Soroti Cirebon, Depok dan Bekasi

iNews
Ketua DPRD Jawa Barat (Jabar), Buky Wibawa. (Foto: iNews).

Buky juga menjelaskan bahwa proses perubahan nama provinsi tidak sederhana karena harus mempertimbangkan aspek sosiologis. 

Pasalnya, Jabar memiliki wilayah dengan karakter budaya yang beragam, seperti kawasan yang berbatasan dengan budaya Betawi di Depok dan Bekasi, serta wilayah Pantura seperti Cirebon yang memiliki kekhasan budaya tersendiri.

"DPRD belum menyampaikan persetujuan karena masih ada tahapan yang harus dilalui. Kita masih berhadapan dengan aspek sosiologis. Kita tahu di Jabar ini ada saudara-saudara dari Cirebon, kemudian ada juga kawasan yang beririsan dengan betawi, milsanya Depok, Bekasi nah tidak mudah juga menggulirkan penggantian nama dengan kesundaan," ujar Buky.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan mengatakan bahwa pembahasan mengenai perubahan nama provinsi menjadi kewenangan Gubernur Jabar. 

Menurutnya, masyarakat perlu diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan terhadap usulan tersebut karena hingga kini perubahan nama Provinsi Jabar masih sebatas wacana dan belum menjadi keputusan resmi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
13 hari lalu

Muncul Wacana Ganti Nama Provinsi Jabar Jadi Tatar Sunda, Anggota DPR: Kenapa Harus Diganti?

25 hari lalu

Bogor dan Bekasi Dilanda Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Air Bersih

1 bulan lalu

Kapal Nelayan Cirebon Tenggelam di Perairan Lampung Timur, 1 Tewas dan Nakhoda Hilang

1 bulan lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

3 bulan lalu

Jenazah Mia Citra Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Dimakamkan di Ngawi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal