Viral Kisah Anak SD di Cirebon Depresi hingga Putus Sekolah usai HP Dijual Sang Ibu

Miftahudin
Pejabat Dinas Pendidikan Kota Cirebon menyambangi rumah keluarga anak SD yang depresi setelah HP hasil menabung dijual sang ibu. (Foto: iNews)

Karena itu, kata dia, Disdik dan pihak sekolah akan bekerja sama dengan dinas lainnya maupun swasta untuk memulihkan kejiwaan ARP yang terganggu.

“Ananda ARP ini butuh penanganan dan terapi berkelanjutan supaya kejiwaannya kembali normal. Kasus ini awalnya memang konflik keluarga yang dipicu masalah ekonomi. Si anak ini kecewa HP hasil menabung dijual ibunya meski sudah izin sebelumnya,” katanya.

Dia memastikan ARP masih aktif sebagai penerima dan pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Selain itu, keluarga ARP juga mendapat beberapa bantuan dari pemerintah.

“KIP ada dan masih aktif. Dinsos juga memberikan PKH. Kelurahan juga memberikan swadaya bantuan,” ucapnya. 

Terkait pendidikan ARP, Ade menegaskan, Disdik sudah meminta pihak sekolah untuk tidak mengeluarkan anak tersebut. "Sudah. Pihak sekolah sudah memastikan tidak mengeluarkan ARP. Anak ini sebenarnya secara kecerdasan lumayan, cuma masalah itu tadi sehingga membuatnya kecewa," ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Kepala SPPG Kalijaga Cirebon Terancam Dipecat Buntut Keracunan Massal MBG 

7 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Cirebon Bertambah jadi 395 Siswa, Dirawat di 10 RS

9 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, DPRD Temukan Olahan Telur Puyuh dari Luar SPPG

9 hari lalu

Viral Pengeroyokan di Mojokerto Gunakan Sajam, 21 Pemuda Ditangkap

9 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Dilarikan ke 4 Rumah Sakit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal