"Yang paling signifikan adalah dari keterisian rumah sakit yang sempat menyentuh angka 80 persen, per minggu ini berada di angka 58 persen," ujar Emil.
Tidak hanya itu, angka kematian juga tetap konsisten di angka 1,1 persen. Artinya, 98,9 pasien yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh atau masih dalam proses menuju sembuh.
Emil pun mengklaim membaiknya sejumlah indikator sektor ekonomi. Bahkan, dia menyebut, penyaluran dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Jabar paling lancar dengan capaian persen, sedangkan provinsi lain baru di angka 15-20 persen.
"Namun, kami masih menemukan input data kasus pemerintah pusat yang masih bercampur dengan kasus lama. Misalkan kemarin 21 Februari ada 1.021 kasus, itu 986-nya kasus lama. Jadi ini masih kendala, termasuk laporan ke pusat masih ada kendala," tutur Gubernur.
"Kami menduga problem kasus lama dan kasus baru ini belum bisa terbereskan oleh pemerintah pusat dalam waktu dekat, sehingga kebijakan Jabar adalah mengambil tindakan berdasarkan data sendiri yang kita rekapitulasi," ucapnya.