Wawali Tasikmalaya Dilarang KPK Bertemu Wali Kota saat Penggeledahan

Asep Juhariyono
Wawali Tasikmalaya, Muhammad Yusuf memberi keterangan kepada wartawan mengenai penggeledahan KPK di Kanto Wali Kota Tasikmalaya, Jabar, Rabu (24/4/2019). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id – Wakil Wali Kota (Wawali) Tasikmalaya Muhammad Yusuf turut menyaksikan penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruangan Kantor Wali Kota TasikmalayaBudi Budiman, Rabu (24/4/2019). Yusuf mengaku belum berbicara dengan Budi karena tidak diizinkan oleh penyidik KPK.

“Pak wali tadi lagi ada di ruang tamu, di ruangan kerjanya. Tapi saya lihat beliau, beliau lihat saya. Saya minta izin kepada petugas KPK ketemu beliau, tapi belum dibolehkan karena masih dalam pemeriksaan, mungkin ya. Saya wakil, saya bilang. Nanti saja, katanya,” kata Yusuf kepada wartawan.

Yusuf juga mengaku tidak mengetahui penggeledahan penyidik KPK itu terkait kasus apa. Namun, informasi yang diperoleh, penggeledahan itu terkait kasus suap dalam pengurusan dana alokasi khusus (DAK) dan dana insentif daerah (DID) Kota Tasikmalaya tahun 2018-2019.

Kasus ini melibatkan eks pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Yaya Purnomo. Mantan Kepala Seksi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Permukiman Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu itu telah divonis 6,5 tahun penjara.

“Yang saya lihat mereka pakai rompi krem ada tulisannya KPK. Di luar juga banyak anggota Kepolisian. Tidak tahu apa yang dilakukan, tapi ada berkas-berkas di ruang sesprinya yang diambil. Petugasnya ada mungkin tadi sekitar 8,” kata Yusuf.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Geledah Kantor Bupati Langkat dan Dinas Pendidikan, Cari Bukti Dugaan Suap Proyek

57 tahun lalu

Ricuh usai Sidang Bupati Pati Nonaktif Sudewo, Massa Pendukung Adang Mobil Tahanan

57 tahun lalu

Jadi Tersangka Korupsi, Kadis Perkimtan Gowa Abdullah Sirajuddin Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

KPK Tangkap 5 ASN BPK terkait Kasus Suap Bupati Muara Enim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal