Yayasan Ini Didik Eks Napi Hasilkan Produk Kreatif Agar Bisa Bangkit dan Diterima Masyarakat

Adi Haryanto
Pendiri Yayasan Batas Cakrawala Iwan Setiawan (50) menunjukkan produk lampion dari limbah paralon karya para mantan napi. (Foto: Adi Haryanto)

Agar mereka tidak kembali ke jalan salah, Iwan terus memberikan pemahaman positif. Membangkitkan asa atau harapan selepas menjalani masa hukuman untuk bisa hidup normal bersama orang-orang tersayang, seperti masyarakat kebanyakan. 

Selain itu, dia juga memberikan pelatihan keahlian atau skill usaha sebagai bekal diterima masyarakat, keluarga, dan lingkungan. Seperti diajari cara bertani, berternak, serta membuat barang bernilai ekonomi dari limbah. 

Usaha Iwan kini membuahkan hasil dengan banyaknya produk-produk kreatif bernilai ekonomi tinggi yang dihasilkan para mantan napi. 

"Kini para napi telah memiliki sejumlah usaha ,mulai dari berdagang baju muslim, peci, kitab, membuat lampion dari paralon, hingga membuka praktik bekam," ujar Iwan. 

Namun semenjak pandemi Covid-19 melanda, sejumlah napi mengalami kesulitan ekonomi. Banyak di antara napi mengalami masalah pada sisi pemasaran terhadap produk yang mereka buat. Untuk itu perlu uluran tangan pemerintah dalam membantu proses pemasarannya. 

"Selama Covid-19 pemasaran usaha dari teman-teman ini sulit, semoga pemerintah bisa membuka celah pemasaran yang bisa mengakomodir produk-produk dari mereka," tutur Iwan. adi haryanto

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
21 jam lalu

522 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung dan Longsor di Bandung Barat

10 hari lalu

Kebakaran Hutan Lindung di Gunung Tangkuban Parahu, 1 Hektare Tanaman Pinus Hangus

21 hari lalu

Dijaga Ketat Polisi, 313 Narapidana Narkoba Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

1 bulan lalu

Terdakwa Pembakar Mobil Kades Hoho Alkaf Ditemukan Tewas di Sel Rutan Banjarnegara

1 bulan lalu

Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap, Diduga Rakit Bahan Peledak dan Senjata Api

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal