“Kami tracking, takmir di masjid, dari sembilan ada lima positif. Tracking lagi ke keluarganya, banyak yang positif,” ujarnya.
Ke depan, dirinya berharap masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Jika tidak, akan muncul lagi klaster baru seperti kasus itu.
“Ini saya sekarang mengingatkan, semuanya kembali ke diri kita, harus menerapkan protokol Covid-19. Kita bilang kita kuat, tapi hasilnya bisa positif,“ kata Hendrar Prihadi.