7 Fakta Satpam SD Tampar Perawat di Semarang karena Tak Pakai Masker

Kristadi
Taufik Budi
Pelaku penamparan perawat di Semarang (Foto: iNews/Kristadi)

6. Wali Kota Minta Pelaku Diproses Hukum

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) meminta jajaran kepolisian untuk terus memproses kasus penamparan perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita, Minggu (12/4/2020).

Menurut Hendi, pemrosesan hukum oknum penganiayaan tersebut akan menjadi shock therapy bagi seluruh pihak untuk tidak bertindak arogan, terkhusus kepada tenaga medis yang sedang bertugas.

"Saya sampaikan kepada kawan-kawan kepolisian untuk pemrosesan yang bersangkutan supaya terus berjalan, supaya menjadi shock therapy bagi semuanya agar tidak bertindak arogan kepada para tenaga medis yang sedang bertugas," ungkap wali kota yang akrab disapa Hendi, Minggu (12/4/2020).

7. Dijerat Pasal Berlapis

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKPB Asep Mauludin mengatakan, pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis yakni, Pasa 351 dan 335 dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

“Akibat perbuatannya, pelaku sementara harus menjalani penyidikan di kantor polisi,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 hari lalu

Ketua KONI Jateng Dukung Polisi Usut Kematian Atlet Pencak Silat di Ajang Porprov

8 hari lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

8 hari lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

10 hari lalu

Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas

13 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal