7 Keutamaan Shalat Berjamaah, Berpahala 27 Derajat hingga Masuk Surga

Kastolani Marzuki
Muslim menjalankan shalat berjemaah. (Foto: AFP)

Shalat bisa dilakukan berjemaah maupun sendiri. Namun, paling utama adalah dikerjakan secara berjemaah.

Shalat jamaah bisa didirikan paling sedikit oleh dua orang: seorang imam dan seorang makmum. Hukum melakukan shalat berjamaah dalam shalat lima waktu adalah fardhu kifaayah bagi orang Muslim laki-laki, mukim, merdeka dan tidak ada udzur.

Dengan demikian jika dalam satu desa tidak ada yang mengerjakan shalat berjamaah sama sekali, maka semua penduduk desa tersebut berdosa.

Seseorang masih dianggap mengikuti jamaah selagi imamnya masih belum melafalkan miim-nya lafal: عَلَيْكُمْ dalam salam pertama, meskipun makmum tidak sempat duduk bersama duduk tasyahud-nya imam.


Shalat berjemaah selain sebagai simbol keutuhan umat Islam, juga menghilangkan sekat perbedaan dan menjadi pemersatu serta memperkuat ikatan persaudaraan sesama Muslim.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Bahasa Sunda, Singkat Penuh Hikmah

57 tahun lalu

Contoh Teks Ceramah Maulid Nabi Bahasa Madura Singkat dan Mudah Dihafal

57 tahun lalu

Tradisi Weh-Wehan di Kaliwungu Kendal, Lebaran Maulud yang Dinanti Warga

57 tahun lalu

Buku Catatan Nikah Tertua 1903 Masih Tersimpan Rapi di KUA Gedeg Mojokerto

57 tahun lalu

Lirik Sholawat Muhammadun Nabiyuna, Syair Penuh Kegembiraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal