Akses ke Kota Semarang Diperketat, Hanya dari Sektor Esensial yang Diizinkan Masuk

Kristadi
Penyekatan yang dilakukan polisi di akses menuju Kota Semarang, Kamis (8/7/2021). Foto: iNews/Kristadi.

SEMARANG, iNews.id – Aparat Polrestabes Semarang memperketat akses masuk ke kota menyusul hasil pemberlakuan PPKM darurat yang baru menurunkan mobilitas teritorial 30 persen. Mereka yang diizinkan masuk Kota Semarang hanya yang memiliki identitas bekerja di bidang esensial, Kamis (8/7/2021). 

Petugas Satlantas Polrestabes Semarang memperketat akses masuk ke kota dengan menyekat seluruh titik perbatasan. Seperti di Taman Unyil Ungaran, Mangkang, dan Genuk, dilakukan penyekatan dengan sistem kanalisasi. Yakni jalur roda dua, roda empat, dan mobil besar atau bus dipisahkan. 

Mereka yang diizinkan masuk ke Kota Semarang hanya yang bekerja di bidang esensial, tenaga kesehatan,  distribusi sembako, farmasi dan ambulans. Itu pun harus ditambahi dengan menunjukkan surat sudah divaksin Covid-19. 

“Warga yang tidak memiliki kelengkapan syarat tersebut langsung diminta putar balik,” kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, Kamis (8/7/2021). 

 Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil pantauan pemberlakuan PPKM darurat di Kota Semarang yang selama lima hari. Disebut Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan baru menunjukkan penurunan mobilitas sebesar 30 persen. 

Dalam penerapan PPKM darurat, Kota Semarang berstatus level 4 karena penularan kasus Covid-19 cukup tinggi. Bahkan kondisinya membuat sejumlah rumah sakit kewalahan merawat pasien Covid-19. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
5 hari lalu

Meriah! MPLS di SDN Purwoyoso 1 Semarang Undang Badut Sirkus meski Hanya Dapat 3 Siswa

9 hari lalu

Gadis Mozza Hilang Setahun, Polda Jateng Ungkap Perkembangan Pencarian

13 hari lalu

Terekam CCTV, Pencuri Tas di Stasiun Tawang Semarang yang Viral Ditangkap di Demak

18 hari lalu

Ledakan Mesin di Pabrik Herbal Semarang, 1 Pekerja Tewas 7 Luka Bakar

24 hari lalu

Viral Siswa SMP di Semarang Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal