Alpukat Rifai, Buah yang Pernah Dilelang Rp1,1 Juta per Biji Kini Dipopulerkan Ganjar

Ahmad Antoni
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memperlihatkan alpukat Rifai dikembangkan oleh kelompok Tani Bina Karya Bedono, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. (Ist)

"Sekarang kita coba promokan dan ini punya nilai gizi yang cukup tinggi. Dan dari tempat kita saja bisa kok kalau kita kembangkan ekspor kita akan jauh lebih bagus," ujarnya.

Menurutnya, di Jawa Tengah banyak sekali produk-produk pertanian yang dapat diunggulkan.  Untuk itu, pihaknya berkomitmen untuk menggenjot produktivitas dan kualitasnya.

"Kita mesti ajak bersaing dan percaya diri. Untuk produk lokal mesti kita genjot mulai hari ini. Dan di Jateng banyak sekali yang seperti ini. Kemarin di Kabupaten Semarang ada Alpukat Wina. Ini ada Rifai, Kendhil dan Pawiro Winoto," katanya.

Ke depan yang harus dilakukan adalah memastikan produktivitasnya dan kualitasnya. Sehingga produk tersebut benar-benar bisa ekspor. "Nanti kalau kemudian bisa kita hitung Dinas Pertanian, dan kawan penyuluh bisa mendampingi," ungkap Ganjar.

Sementara Abdul Rifai, peneliti dan pengembang alpukat Rifai mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya masih mengurus beberapa persyaratan agar produknya bisa go internasional.

"Iya, kami masih mempersiapkan itu semua. Dan ini kami merasa didukung oleh Pak Ganjar, yang hadir langsung di sini," ujarnya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Siap Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani dan Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak

14 hari lalu

2 Petani di Kendal Duel Maut Pakai Tangan Kosong gegara Asmara, 1 Orang Tewas

18 hari lalu

Kecelakaan di Kendal, Pemotor Tewas usai Hilang Kendali Hantam Pembatas Jalan

19 hari lalu

BGN Buka Suara soal Temuan Mayat Terborgol di Kendal, TKP Bukan Gedung SPPG

20 hari lalu

Sopir Truk Jungkit yang Mogok Usai Terlibat Tabrakan Maut di Pantura Kendal Belum Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal