APD Buatan Dosen UNS Ini Diklaim Lebih Aman dan Mudah

Nani Suherni
Alat pelindung diri (APD) buatan dosen UNS Solo diklaim lebih aman dan praktis serta murah. (Foto: Humas UNS)

“Alasan memilih mantol karena mantol ini bahannya tidak tembus air, sehingga meminimalisir cairan masuk ke tubuh. Cara membuatnya sangat mudah, butuh waktu sekitar satu jam untuk membuat satu baju APD,” ujar Darmawan.

Dia menambahkan, bahwa APD ini menutupi seluruh bagian tubuh termasuk tangan dan wajah. Lalu untuk meminimalkan airborne maka dibuat air filtrator yang praktis dan mudah diganti. Jalur inspirasi dan ekspirasi (relatif) terpisah.

Kemudian anggota tubuh atas dan seluruh bagian depan kepala tertutup rapat (kedap udara). Ini bermanfaat menghilangkan kemungkinan penempelan akibat terlemparnya dropler di kulit wajah rambut dan mukosa (mata, mulut dan hidung) serta menghilangkan kemungkinan terhisapnya sumber infeksi dari area kerja.

Lalu air filtrator ini menggunakan spons dan air deterjen. Alasan memilih spons karena serabutnya padat dan tidak beraturan sehingga filtrasi lebih maksimal, membantu kelembaban udara, membantu mengatur suhu dan memberi bau wangi. Kemudian untuk lokasi air filtrator ini berada di tengkuk supaya membelakangi lokasi kerja serta menjauhi sumber infeksi, jauh dari hidung sehingga aman untuk disiram air deterjen atau bahan antiseptik. Sedangkan jalur ekspirasi terpisah dan mengarah kebelakang untuk membuang kelembaban dan panas.

“Baju APD ini didesain atas bawah sehingga jika ingin BAB atau BAK tidak perlu lepas seluruh pakaian. Terdapat internal mini fan yang membantu menghisap udara luar melalui air filtrator sehingga pengguna lebih ringan saat inspirasi dan tahan lebih lama,” katanya.

Biaya yang digunakan untuk membuat APD SUNS Proque ini sebesar Rp79.900. Namun karena APD ini dilengkapi dengan powerbank, maka ditambah dengan biaya pembelian powerbank sekitar Rp.100.000.

“Sehingga biaya total di bawah Rp200.000. Bagi yang berminat dengan APD SUNS Proque, bisa langsung menghubungi tim kami. Kami berharap APD SUNS Proque ini bisa bermanfaat dan bisa membantu tenaga medis dalam menangani pasien khususnya pasien dengan penyakit menular seperti Covid-19 ini,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Tolak UU TNI di Malang, Massa Aksi dan Tim Medis Diduga Dapat Kekerasan Fisik-Seksual

57 tahun lalu

Lebih Sepekan Kebanjiran, Warga Ketanjung Demak Keluhkan Sakit dan Gatal

57 tahun lalu

Mengintip Kiprah Tim Medis Porseni NU yang Siaga 24 Jam Layani Kontingen

57 tahun lalu

Pemprov Jatim Kirim Tim Medis dan Logistik Bantu Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Jateng Kirim Tim Relawan dan Bantuan Senilai Rp1,87 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal