Asal Usul Tembakau Srinthil Temanggung, Konon Daunnya dari Cahaya yang Diturunkan Para Dewa

Ahmad Antoni
Tembakau srinthil Temanggung tumbuh di kaki dan lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Prau. (tangkapan layar IG @gnfi)

Sementara mengutip dari website resmi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung menyebutkan tembakau Temanggung diolah menjadi tembakau rajangan. Mutu yang diperoleh dipengaruhi oleh posisi daun pada batang, semakin tinggi posisi daunnya, semakin tinggi juga mutunya. Makin tinggi posisi daunnya, makin tinggi juga kadar nikotinnya.

Selain posisi daun, ketinggian tempat penanaman juga sangat besar pengaruhnya terhadap mutu yang dihasilkan. Tembakau Temanggung ditanam dilahan dengan ketinggian 600 m dpl hingga 1.600 m dpl. 

Perbedaan ketinggian tempat berpengaruh besar terhadapa umur tanaman tembakau. Semakin tinggi tempatnya, umur tanaman menjadi semakin panjang. Semakin panjang umur tanaman tembakau, maka waktu untuk mengakumulasi nikotin dalam daun juga semakin panjang. Keadaan tersebut mempengaruhi kadar nikotin dalam daun tembakau.

Tembakau yang disebut dengan srinthil hanya dapat terjadi di daerah dengan ketinggian di atas 800 m dpl. Akan tetapi tidak semua tempat dapat menghasilkan srinthil. Berdasarkan penuturan petani, khususnya penghasil srinthil, mutu istimewa tersebut hanya dapat terjadi bila cuaca selama musim tanam tembakau sangat kering. 

Pada kondisi demikian daun yang berpotensi menjadi mutu srinthil, dapat diketahui setelah diperam 5 hari. Ciri-ciridaun tersebut adalah berubah warna menjadi coklat kehitaman, tumbuhnya puthur (semacam hifa jamur berwarna kuning) dan mengeluarkan cairan dan aroma seperti alkohol. 

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kecelakaan Truk Tangki Tabrak Rumah Warga di Jalur Pantura Brebes, Diduga Sopir Mengantuk

3 hari lalu

Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga

16 hari lalu

Perempuan Tanpa Identitas Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Api di Kendal

17 hari lalu

Update Kebakaran Rumah di Semarang, 2 Balita Sempat Dirawat Akhirnya Meninggal

18 hari lalu

Kecelakaan Maut di Cilacap, 1 Orang Tewas 1 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal