Asal Usul Tembakau Srinthil Temanggung, Konon Daunnya dari Cahaya yang Diturunkan Para Dewa

Ahmad Antoni
Tembakau srinthil Temanggung tumbuh di kaki dan lereng Gunung Sindoro, Gunung Sumbing dan Gunung Prau. (tangkapan layar IG @gnfi)

Daun tembakau yang diperam tersebut tidak busuk, bila dirajang tidak menghasilkan struktur seperti serat, tetapi menjadi hancur menggumpal, bila telah kering berwarna coklat kehitaman sampai hitam cerah dan mengkilat.

Beberapa peneliti pasca panen mengamati pada tembakau yang sedang diperam tersebut tumbuh beberapa macam mikroorganisme semacam jamur yang berwarna kuning, yang oleh petani disebut sebagai puthur kuning. 

Usaha untuk membuat mutu srinthil dengan memanfaatkan mikroorganisme tersebut (setelah diisolasi, inokulasi dan disemprotkan) tidak berhasil, karena mikroorganisme tersebut tidak berkembang. 

Berdasarkan informasi dari para penghasil srinthil, varietas yang dapat menjadi srinthil adalah Kemloko; Kemloko 1 dan 2. Sedangkan daerah-daerah yang bisa menghasilkan srinthil adalah Desa Legoksari, Losari, Pagergunung, Pagersari, Tlilir, Wonosari, Bansari, Wonotirto, Banaran, Gandu, Gedegan dan Kemloko.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
12 hari lalu

Viral Balita Menangis Sendirian Ditinggal Orang Tua ke Puncak Gunung Prau

13 hari lalu

Kecelakaan di Pantura Batang, Sopir Diduga Mengantuk Tabrak Truk Mogok

17 hari lalu

Ngeri! Penjual Sayur Keliling di Kebumen Dibacok Warga, Luka di Leher dan Tangan

23 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Jalan Grobogan, Warga asal Ciamis

24 hari lalu

Truk Kontainer Bawa Paket Terbakar di Tol Solo-Ngawi, Api Merembet Dekati Permukiman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal