Awak Angkutan Umum Desak Pemerintah Kucurkan Bantuan Langsung Tunai

Angga Rosa
Suasana Terminal Tingkir Kota Salatiga yang terlihat lengang. Foto: Sindonews/Angga Rosa.

SEMARANG, iNews.id – Awak angkutan umum di Kabupaten Semarang meminta pemerintah memberi bantuan langsung tunai (BLT) menyusul nasib mereka yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sejak pandemi pendapatan mereka anjlok akibat sepinya penumpang.

Semenjak pandemi, trayek bus antarkota dalam provinsi (AKDP) jurusan Semarang-Solo dan angkutan umum lainnya di Kabupaten Semarang sepi penumpang. Dampaknya para awak angkutan umum kini kesulitan hidup layak. Atas dasar itu, mereka berharap pemerintah bisa memberikan bantuan langsung tunai. 

"Saya tidak punya pekerjaan selain nyopir. Padahal sekarang, sepi penumpang, kerja seharian belum tentu bawa hasil. Saya berharap ada bantuan dari pemerintah untuk kami," ucap Edi (45) sopir bus AKDP di Terminal Bus Bawen, Rabu (11/8/2021).

Dia mengatakan, selama ini belum pernah menerima bantuan dari pemerintah desa. Sebab dirinya tidak terdaftar dalam daftar penerima bantuan. 

"Dulu saat kondisi usaha transportasi umum masih baik, saya dianggap mampu. Karena itu, saya tidak masuk daftar penerima bantuan. Tapi sekarang kondisinya berbeda dan kami berharap pemerintah bisa memperhatikan nasib para awak angkutan," ujarnya.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
9 hari lalu

2 Bangunan TK Mekarsari II di Semarang Terbakar, Guru dan Siswa Panik Selamatkan Diri

28 hari lalu

Siswa SD di Ungaran Diduga jadi Korban Bullying Teman Kelas, Mimisan hingga Trauma

1 bulan lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

1 bulan lalu

Aniaya Pedagang Cilok, 6 Anak Punk Babak Belur Dihajar Warga di Semarang

2 bulan lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal