Awak Angkutan Umum Desak Pemerintah Kucurkan Bantuan Langsung Tunai

Angga Rosa
Suasana Terminal Tingkir Kota Salatiga yang terlihat lengang. Foto: Sindonews/Angga Rosa.

Hal yang sama juga dialami oleh sejumlah sopir angkutan umum di Salatiga. Salah seorang sopir angkot Yuliyanto (52) menuturkan, semenjak masa pandemi jumlah penumpang anjlok. Bahkan untuk mencari setoran sebesar Rp40.000 per hari sangat sulit.

"Jangankan cari bayaran (gaji), cari setoran saja susah didapat. Kerja dari pagi sampai sore, dapat uang untuk beli BBM (bahan bakar minyak), operasional dan setoran saja sudah bagus," kata Yuliyanto di Terminal Tingkir.

Untuk menghemat biaya operasional, sopir harus jeli dalam menjalanka armada. Jika penumpang sepi sekali, mereka memilih pulang dengan pendapatan seadanya. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
9 hari lalu

2 Bangunan TK Mekarsari II di Semarang Terbakar, Guru dan Siswa Panik Selamatkan Diri

28 hari lalu

Siswa SD di Ungaran Diduga jadi Korban Bullying Teman Kelas, Mimisan hingga Trauma

1 bulan lalu

Perempuan Korban Jambret di Semarang Melawan, 3 Pelaku Diamuk Warga hingga Motor Dibakar

1 bulan lalu

Aniaya Pedagang Cilok, 6 Anak Punk Babak Belur Dihajar Warga di Semarang

2 bulan lalu

Kerangka Jenazah Mozza Axillia Tiba di Rumah Duka, Disambut Tangis Keluarga dan Pelayat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal