Banjir di Klaten Rendam 17 Desa, BPBD Jateng Distribusikan Bantuan

Saeful Efendi
Antara
Tim SAR gabungan mengevakuasi pasien di Puskesmas Cawas, Klaten akibat banjir menggunakan traktor. (Foto: iNews.id/Saeful Efendi)

Dia menyebut bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Klaten merupakan fenomena hidrometeorologi. "Fenomena hidrometeorologi menyebabkan perubahan iklim yang berakibat perubahan curah hujan lebih dari 300 mm atau sangat tinggi," kata Sudaryanto.

Saat ini informasi dari BMKG diketahui arah angin masih menuju timur dan salah satu wilayah yang akan dilewati adalah Nusa Tenggara Timur.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan fenomena hidrometeorologi akan kembali ke Jateng sehingga Sudaryanto meminta masyarakat terus berkoordinasi dengan sukarelawan bencana di wilayah setempat.

Di sisi lain, lanjut dia, penerapan ilmu titen perlu terus digiatkan, antara lain jika hujan dengan intensitas tinggi selama dua jam maka masyarakat siap-siap untuk mengungsi.

Sebagai langkah penanganan banjir Klaten, BPBD kabupaten/kota dan provinsi telah mendirikan posko banjir di wlayah yang terdapat banyak pengungsi.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal