BBPOM Semarang Sita Ribuan Jamu Berbahan Kimia di Bumiayu Brebes

Yunibar
Kepala BPOM Semarang Sandra M P Linthin, menjadi narasumber Kegiatan Informasi, Komunikasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di Desa Songgom Lor Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, Kamis (03/03/2022). (Foto: iNews TV/Yunibar SP)

BREBES, iNews.id - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang, menemukan ribuan bungkus jamu yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dijual bebas di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. 

Hal itu diungkapkan Kepala Balai BPOM Semarang, Sandra M P Linthin saat menjadi narasumber Kegiatan Informasi, Komunikasi dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan di Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes. Kamis (03/03/2022). Acara tersebut diselenggarakan anggota Komisi IX DPR Dewi Aryani untuk mengedukasi masyarakat tentang jamu yang aman.

“Kemarin, teman-teman kami mendapati produk jamu yang ditambahkan BKO di Kecamatan Bumiayu. Tapi, kami melakukan pembinaan. Jadi, produknya dimusnahkan kurang lebih ada 1700 pcs, baik yang botolan maupun bentuk dus,” ungkapnya.

Sandra M P Linthin menjelaskan temuan jamu yang mengandung zat berbahaya ditemukan di salah satu toko online kosmetik yang produknya tidak memiliki izin BPOM. Toko online kosmetik itu sudah dilakukan penindakan.

“Sementara kami segel toko dan produknya, besok mungkin kami akan gelar kasusnya di kantor. Apakah produk ini sudah memiliki dua alat bukti, karena minimal dua alat bukti untuk kami ajukan ke pidana,” katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

Pengakuan Sadis Pemuda Brebes Mutilasi Ayah Jadi 10 Bagian, Kesal Ibu Dimarahi

10 hari lalu

Ngaku Mutilasi Ayah, Pemuda di Brebes Berdalih Korban Selama Ini Berjualan Siomai ke Tegal

10 hari lalu

Polisi Bongkar Septic Tank di Rumah Pemuda Brebes yang Mengaku Mutilasi Ayahnya

10 hari lalu

Mengaku Mutilasi Ayah Jadi 10 Bagian, Pemuda di Brebes Sebut Jasad Dibuang ke Sungai

10 hari lalu

Kerangka Manusia Ditemukan dalam Rumah Kosong di Brebes, Berawal Warga Cium Bau Busuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal