Bea Cukai Semarang Gagalkan Importasi Ratusan Ribu Pisau Cukur Palsu dari Cina

Eka Setiawan
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Anton Martin (kanan) didampingi Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio menunjukkan pisau cukur palsu importasi dari Cina dan yang asli (kiri). (Eka Setiawan)

“Ada komplain barang yang mirip, ini ganggu reputasi (pemegang hak), tidak ada pembeda produknya,” kata hakim Pengadilan Niaga Semarang yang datang langsung ke lokasi.

Pengadilan Niaga Semarang sendiri pada 9 Desember telah mengabulkan permohonan penangguhan sementara tersebut dan ditindaklanjuti pemegang hak dengan mengajukan pemeriksaan fisik bersama kepada pihak Bea Cukai.

“Pemeriksaan dari hakim ini bagian dari rangkaian acara, dalam rangka melindungi hak atas kekayaan intelektual (HAKI) temuan importasi pisau cukur dari Ciina yang diduga langgar HAKI,” sambung Anton Martin.

Koordinator Pelayanan Hukum dan Fasilitasi Komisi Banding Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham Nova Susanti menyebut pada kasus ini terlihat ada upaya hukum dari pemilik (pemegang hak). Barang palsu itu tidak ada izin dari pemilik.

“Jadi unsur-unsurnya (pidana) terpenuhi. Memang ini harus izin kepada pemilik hak di mana haknya telah mendapatkan perlindungan hukum dari negara,” kata Nova.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
7 hari lalu

Ditusuk Tetangga saat Jogging, Kakek 65 Tahun di Sragen Tewas Mengenaskan

8 hari lalu

MTQ Nasional ke-31 Dibuka di Semarang, Menag: Bakal Digelar Tiap Tahun

10 hari lalu

Babak Baru Kasus Kematian Winda Gowasa Mantan Istri Polisi, Kejari Medan Terima SPDP

10 hari lalu

Kecelakaan Truk Tangki Tabrak Rumah Warga di Jalur Pantura Brebes, Diduga Sopir Mengantuk

10 hari lalu

Heboh! Pria di Cilacap Panjat Tower 75 Meter, Diduga Kesal Keinginan Tak Dituruti Keluarga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal