Beda Kasunanan dan Mangkunegaran, Orang Solo Wajib Tahu

Tim iNews.id
Beda Kasunanan dan Mangkunegaran, Istana Pura Mangkunegaran di Kota Solo. Foto: iNews.id/Ary Wahyu Wibowo.

Pada 12 Desember 1749, Pangeran Mangkubumi, dengan mendapat dukungan penuh Raden Mas Said mengangkat dirinya sebagai raja atau sultan di kerajaan tandingan di Yogyakarta. Ketika daerah kekuasaan Pangeran Mangkubumi semakin luas, Belanda menggagas Perjanjian Giyanti pada 13 Februari 1755. 

Secara garis besar, isi perjanjian membagi wilayah Mataram menjadi dua, yaitu Kasunanan Surakarta Hadiningrat di bawah pimpinan Sri Susuhunan Paku Buwono III dan Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dipimpin Pangeran Mangkubumi dengan gelar Sri Sultan Hamengkubuwono I (1755-1792).

Sedangkan Pura Mangkunegaran muncul setelah adanya Perjanjian Salatiga pada 17 Maret 1757. Penandatanganan Perjanjian Salatiga antara Raja Paku Buwono III dengan Raden Mas Said. Perjanjian Salatiga menandai berdirinya Mangkunegaran.

Perjanjian Salatiga mengurangi wilayah Keraton Kasunanan Surakarta. Raden Mas Said mendapat daerah kekuasaan sebagian wilayah Kasunanan Surakarta. Wilayah ini disebut Praja (Kadipaten) Mangkunegaran dan Raden Mas Said dinobatkan sebagai penguasanya dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I atau Adipati Mangkunegara I (1757-1795).

Berdasarkan perjanjian tersebut, Mangkunegara I memerintah wilayah Kedaung, Matesih, Honggobayan, Sembuyan, Gunung Kidul, Pajang sebelah utara dan Kedu. Pendiri Mangkunegaran adalah Raden Mas Said yang bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I, lengkapnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara Senopati Ing Ayudha Sudibyaningprang. Penguasa Mangkunegaran berkedudukan di Pura Mangkunegaran.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

57 tahun lalu

Mahasiswi di Solo Laporkan ke Polisi Dugaan Perampasan Motor oleh Oknum Debt Collector

57 tahun lalu

Solo Geger! Banjir Aneh Airnya Berwarna Merah, kok Bisa?

57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Panglima Jilah Temui Jokowi di Solo, Tanya Realisasi Dayak Center di IKN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal