Belasan Pengusaha Rokok Golongan Kecil Minat Manfaatkan KIHT Kudus

Antara
Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Foto: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Dengan demikian, gudang produksi yang bisa digunakan oleh pengusaha rokok hanya ada tambahan dua gudang. Sedangkan pengusaha rokok yang belum bisa memanfaatkan gudang produksi di KIHT diminta bersabar.

"Kami juga berencana melakukan perluasan dengan menambah lahan di luar kawasan IHT agar daya tampungnya lebih besar lagi karena peminatnya juga cukup banyak. Sedangkan penambahan kapasitas gudang saat ini hanya memanfaatkan lahan yang tersedia di dalam KIHT," ujarnya.

Hanya saja, kata Rini, untuk penambahan lahan baru masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak karena ada aturan yang harus dipenuhi, termasuk dukungan anggarannya juga tidak hanya sekadar untuk pengadaan lahan.

Terkait dengan 11 pengusaha rokok yang sudah lebih dahulu menyewa gudang produksi rokok di KIHT, rencananya juga akan dievaluasi guna memastikan keaktifan mereka dalam memproduksi.

"Jika ada yang tidak aktif produksi, tentunya bisa dialihkan ke pengusaha rokok lainnya yang benar-benar memiliki aktivitas produksi secara berkelanjutan," ujarnya.

KIHT yang sebelumnya merupakan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Industri Hasil Tembakau dibangun di Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Selain tersedia 11 gudang untuk produksi rokok, juga dilengkapi pula instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dilengkapi dengan laboratorium penguji tar dan nikotin.

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mahasiswa Pendaki Puncak Argopiloso Jatuh ke Jurang, Begini Kondisinya

57 tahun lalu

Raih Penghargaan Woman of Social Impact 2026, Wakil Bupati Kudus Dedikasikan untuk Masyarakat 

57 tahun lalu

Gudang Bahan Baku Rokok di Malang Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Bocah 5 Tahun yang Hanyut di Sungai Perak Kudus Ditemukan Tewas Tertutup Lumpur

57 tahun lalu

Tragis! Bocah 5 Tahun di Kudus Jateng Hanyut di Sungai Perak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal